Rabu, 11 Juni 2014

The Father's Day



Hati siapa tidak tersentuh hingga menitikan air mata,ketika menyaksikan salah satu klip Film dalam menyambut "the Father's Day" tahun ini, yang mengisahkan bagaimana perjuangan seorang ayahuntuk mengikut sertakan sang anak yang cacat dalm lomba triatlon. anak tersebut mengalami cacat, (dia hanya bisa berbaring atau hanya duduk bersandar), namun bertekad untuk mengikuti perlombaantersebut. dengan tegar sang ayah mengikutsertakan anaknya pada etape pertama dari lomba triatlon tersebut, yaitu Berenang.
Sang ayah berenang sambil menarik perahu karet yang didalamnya tebaring anaknya yang cacat mental tadi,sementara peserta yang lain berenang tanpa beban.
.
Etape pertama bisa dilalui. Kemudian masuk ke etape ke dua,yakni mengayuh sepeda.sang ayah dengan cinta kasihnyayang besar, meletakan anaknya yang cacat itu di tempat yang sudah di desain khusus di atas stang Spedah.

.
memasuki etape ke tiga, sang ayah kembali mengikuti lomba lari dengan mendorong anaknya diatas kursi roda hingga memasuki garis finish, sorak sorai penonton sungguh luar biasa ketika mereka memasuki garis finish. si anak tersenyum lebar dan tampak sangat puas bisa menyelesaikan etape demi etape hingga selesai. pengorbanan seorang ayah yang sungguh luar biasa karena dapat memperjuangkan keinginan sang Anak sehingga dia merasa hidup lebih berarti; hidup lebih hidup lagi. Sang ayah tidak lagi merasakan beban dalam mengikuti perlombaan Triatlon tersebut. Ada kekuatan kasih yang luar biasa  yang memungkinkan dia bisa melakukan hal tersebut. 
Subhanalloh...
.
dikutif dari buku "fulfiling Life" karya Andrie Wongso

Sabtu, 07 Juni 2014

Tanda tanda hati yang mati

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi
wa barkaatuhu.

Sahabatku, inilah diantara tanda-
tanda hati yang mati

1."Tarkush sholah" Berani
meninggalkan sholat fardhu

2. "Adzdzanbu bil farhi" Tenang
tanpa merasa berdosa padahal
sedang melakukan dosa besar (QS
7:3)
3. "Karhul Qur'an" Tidak mau
membaca bahkan menjauh dengan
ayat-ayat Alqur'an

4. "Hubbul ma'asyi" Terus menerus
ma'siyat

5. "Asikhru" Sibuknya hanya
mempergunjing dan buruk sangka,
serta merasa dirinya selalu lebih
suci

6. "Ghodbul ulamai" Sangat benci
dengan nasehat baik dan ulama

7, "Qolbul hajari" Tidak ada rasa
takut akan peringatan kematian,
kuburan dan akhirat

8. "Himmatuhul bathni" Gilanya
pada dunia tanpa peduli halal
haram yang penting kaya

10. "Anaaniyyun" tidak mau tau,
"cuek" atau masa bodoh keadaan
orang lain, saudara bahkan bisa jadi
keluarganya sekalipun menderita

11. "Al intiqoom" Pendendam hebat

12. "Albukhlu" sangat pelit

13, "Ghodhbaanun" cepat marah
karena keangkuhan dan dengki.
Semoga dengan panduan yang
disampaikan itu akan dapat kita
sama-sama mengambil iktibar
semoga segala apa yang kita
kerjakan akan diredai Allah SWT.
Menurut Sheikh Ibni Athoillah
Iskandari dalam kalam hikmahnya
yang berikutnya;

Sebahagian daripada tanda mati
hati itu ialah jika tidak merasa
dukacita kerana tertinggal sesuatu
amal perbuatan kebajikan juga
tidak menyesal jika terjadi berbuat
sesuatu pelanggaran dosa.
Mati hati itu adalah kerana tiga
perkara iaitu;
1-Hubbul dunia (kasihkan dunia)
2-Lalai daripada zikirullah
(mengingati Allah)
3-Membanyakkan makan dan
menjatuhkan anggota badan
kepada maksiat kepada Allah.
Hidup hati itu kerana tiga perkara
iaitu;
1-Zuhud dengan dunia
2-Zikrullah
3-Bergaul atau berkawan dengan
aulia Allah